KONTRAVERSI KIAMAT 2012

KONTRAVERSI KIAMAT 2012

Saya tidak memaksakan Anda percaya dengan apa yang Anda abaca.

  • Ø Riwayat Ramalan Kiamat

Masyarakat mengenal kiamat antara lain dari hancurnya peradaban-peradaban kuno. Balutan mitos dan legenda lintas generasi turut menegaskan ikhwal hilangnya kuno tersebut. Bagi sebagian besar orang, Atlantis, misalnya, adalah benua yang hilang, rumah pertama peradaban, dan tanah terang serta keemasan yang ditrbangkan oleh serangkaian ledakan. Ia kemudian ternaring lelap di dasar samudra dengan pucuk-pucuk pegunungannya menjulang dari atas laut.

 

Di luar dugaan, para arkeolog berhasil menemukan tumpukan tulang manusia. Jumlahnya mencapai 200 potong lebih yang merupakan tulang tengkorak anak yang berusia antara 10-15 tahun dan masih meninggalkan bekas dibunuh dengan benda tajam. Setelah itu para arkeolog juga menemukan sebuah biara pemujaan. Dalam temuan itu terbukti bahwa penduduk Crete telah melakukan pemujaan dengan mengorbankan manusia hidup. Di dalam biara tersebut ditemukan berbagai wadah dari bahan keramik yang digunakan untuk melakukan pemujaan. Di atas meja pemujaan, tergeletak seonggok tengkorak dari dari seorang remaja dengan tinggi badan sekitar 165 cm. di samping meja pemujaan juga ditemukan sebuah wadah untuk menampung darah sang korban dan sebilah pisau dari tambaga yang digunakan untuk membunuh. Sedangkan di dekat situ terdapat tumpukan tengkorak lain dengan posisi kepala mengadah ke atas dan mengenakan cincin perak di salah satu jarinya. Seonggok lagi adalah tengkorak yang sedang menutupi wajah korban. Kemungkinan adalah tengkorak ketua upacara beserta asistennya.

 

Dilihat dari keadaan situs temuan tersebut, arkeolog menyimpulkan bahwa saat para penduduk Crete sedang melangsungkan upacara pengorbanan manusia hidup-yang bertujuan untuk memohon agar terhindar dari bencana-justru telah mengundang terjadinya gempa bumi dan bencana maha dahsyat yang telah merobohkan dengan seketika atap temoat upacara berlangsung dan menimpa senua orang yang ada di dalamnya.

 

Dari sini juga dapat dilihat hubungan antara manusia dan alam. Sungai Amazon sudah mengalir entah berapa lama. Mungkin bumi juga telah mengalami beberapa kali perubahan, matahari terbit dan terbenam, pasang dan surut. Begitulah siklus ala mini. Tidak lambat juga tidak cepat, namun bergerak pasti. Jika alam dirusak, mungkin akan membawa dampak sesaat namun tidak akan abadi. Itulah mengapa perbincangan kiamat selalu berkaitan dengan manusia, alam, dan Tuhan. Bumi yang dihuni manusia bias hancur karena kesalahan manusia dan/atau kehendak Tuhan. Hal itu pula yang diyakini suku Maya di Amerika Selatan, termasuk ketika mereka melahirkan ramalan yang menghebohkan: kiamat akan terjadi pada 21 Desember 2012.

 

Apa yang dikenal sesuai kalender Maya sebagai galactic synchronization atau penyelaras galaksi, tebagi dalam 13 tahapan. Evolusi dalam setiap tahap secara mendetail ditulis oleh Arguelles melalui diagram-diagram. Setiap tahap tebagi lagi kedalam 20 masa evolusi. Setiap masa evolusi membutuhkan jenjang 20 tahun. Masa 20 tahun trakhir kalender Maya, yakni 1992-2012 M. bumi ini subah memasuki tahap akhir fase siklus besar. Fase ini dinilai merupakan periode penting sebelum era pre-galactic synchronization serta dijuluki earth generation period ( periode generasi bumi).

 

Dalam peride ini bumi akan mengalami proses “pemurnian total”. Setelah masa ini, bumi meninggalkan jangkauan sinar galaksi dan masuk ke tahapan babak baru, yakni “penyelarasan galaksi”. Mulai 21 Desember 2012, peradaban umat manusia akan berakhir ( end of times ) sesuai siklusnya, yakni yang kelima kalinya ( masa peradaban kelima atau matahari kelima ) menurut kalender Maya.

 

Mitologi-mitologi kuno memang mengatakan bahwa bumi ini pernah dilanda banjir dahsyat yang mengerikan. Hampir emua pradaban-peradaban zaman dulu ada cerita tentang bencana ini. Kisah Nabi Nuh, misalnya. Al-Quran maupun Alkitab mengatakan bahwa seluruh peradaban manusia pada saat itu musnah, kecuali pada orang-orang yang percaya pada ajaran agama Tuhan yang disampaikan oleh Nabi Nuh. Lalu, di sekitar pedalaman kaki gunung Himalaya, Tibet misalnya, orang-orang menjumpai sebuah suku. Keturunan dan rupa merka hamper mirip dengan orang Yunani. Konon, mereka adalah orang-orang yang beruntung msih hidup dari peristiwa banjir yang dahsyat itu. Pada 1986, kantor berita pemerintah Turki menyatakan bahwa 5.200 meter di atas permukaan laut puncak gunung (Ararat) telah ditemukan sebuah benda yang mirip dengan perahu Nabi Nuh yang berbenentuk persegi empat. Mereka lalu mengmbil gambarnya dari angkasa. Panjang perahunya sesuai denagn yang dicatat kitab suci.

 

Lalu kenapa manusia bias mengalami bencana sangat dahsyat ? Mitologi dari setiap Negara mempunyai penjelasan yang sama terhadap hal lain.Semua ini di karenakan kemerosotan dan kebejatan manusia lalu Sang Penguasaa memutuskan untuk menghukum manusia.

 

Lalu ramalan-ramalanpun muncul tidak terelakkan, termasuk ramalan perihal kiamat.Efek dari hadirnya para peramal dan nubuat-nubuatnya memang luar biasa.Mereka menjadi pihak yang cukup didengarkan warga dunia satu contohnya adalah Mostrodamus.Pada akhir abad ke-16, ada upaya untuk menggunakan pernyataan Mustrodamus demi tujuan politik.

 

Mostrodamus antara lain memberikan ramalabn tentang kemungkinan meletusnya Perang Dunia III (Armagaddon). Peperangan ini akan memaksa seluruh bangsa terjun kedalamnya. Ratusan juta bangkai manusia akan memenuhi bumi. Darah mengalir deras dan jeritan perih memenuhi angkasa. Pada saat itu, nyawa manusia tidak akan ada harganya sama sekali. Seluruh bangsa akan mengerahkan seluruh kemampan militernya, kavaleri, artileri, dan infanteri. Negara-negara kuat merenggut korban jauh lebih besar dari dua perang sebelumnya. Peristiwa ini disinyalir akan muncul pertama kali dari timur tengah. Inilah bencana global mahadahsyat yang akan melanda seluruh bangsa.

 

Periode kekacauan dimulai dengan masa pergeseran geologis berupa gempa bumi, letusan gunung berapi, dan gangguan system cuaca. Semua itu menjadi tanda-tanda alm yang mengkhawatirkan. Akibatnya, bencana kelaparan terjadi di mana-mana. Di belahan bumi lainnya terjadi banjir bandang. Bangsa-bangsa makmur, khususnya negara-negara Barat akan melemah. Mereka akan dikalahkan oleh kaum sipil.

 

Perhitungan lain adalah adanya anggapan bahwa dunia memasuki sabat ribuan tahun ketujuh yang diukur dari penciptaan tahun 4000 SM di tambah masa Kristen 2000 tahun. Maka 1000 tahun akan datang pada millennium ketiga yang didahului kedatangan Yesus untuk kedua kalinya. Lalu Michael Drosnin, melalui buku The Bible Code, menyebutkan bahwa dalam Alkitab ada sandi-sandi yang menyebut 2006 sebagai masa terjadinya Perang Dunia III atau Armagaddon dan pada 2012 akan terjadi kiamat.

 

Begitulah, manusia selalu ,meramalkan masa terakhir hidupnya sendiri. Semua agama sudah memastikan kedatangan Hari Akhir. Tanpa bermaksud melupakn merupakan semua sebab yang mungkin itu, kita tentu tidak boleh melupakan faktor yang saat ini menjadi bom waktu bagi kehancuran kehidupan di bumi. Bukan akibat kutukan atau invasi alien dan perang antar planet, melainkan akibat ulah manusia. Tidak heran jika muncul ungkapan satir : manusia menggali liang kuburnya sendiri dan mengundang kematiannya sendiri.




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: